Tahun 2013 nampaknya memberi makna khusus bagi seluruh umat Hindu yang ada di Nusantara Indonesia, khususnya bagi penganut Hindu asal pulau Dewata Bali. Bagaimana tidak, sejak hari-hari pertama permulaan tahun, seluruh umat Hindu telah memasuki rentetan
Labels
- Data Base (1)
- Greeting Card (2)
- Hari Raya (3)
- Hari Suci. (2)
- Kahyangan Jagad (2)
- Kelembagaan (7)
- Manusa Yajna (2)
- Ngaben Massal (2)
- Pagerwesi (1)
- Piodalan (1)
- Pita Yajna (1)
- Pitra Yajna (1)
- Potong Gigi (2)
- Programs (8)
- Pujawali (1)
- Pura (2)
Thursday, January 17, 2013
Tuesday, January 8, 2013
DATA BASE UMAT HINDU KECAMATAN AMPIBABO
Salah satu program kerja dari PHDI Kabupaten Parigi Moutong Kecamatan Ampibabo adalah Pendataan (Cacah) Jiwa Umat Hindu di wilayah Kecamatan Ampibabo. Program ini di jadikan sebagai program prioritas. Selain untuk mengetahui jumlah jiwa, pendataan ini juga merupakan dasar dari penciptaan data statistik umat, yang berhubungan dengan tingkat mobilitas, sosial dan ekonomi. Data statistik yang meliputi beberapa aspek kehidupan umat Hindu, akan menjadi landasan dalam pelaksanaan program-program PHDI yang lainnya, karena dengan Peta Sosial ini dapat di ciptakan Blue Print pembangunan umat yang lebih terarah, efektif dan efesien.
PHDI Kab. Parigi Moutong Kec. Ampibabo.
Parisadha Hindu Dharma Indonesia yang penyebutannya sering di persingkat dengan PHDI, merupakan lembaga tertinggi di lingkungan penganut Agama Hindu. Selain keberadaannya yang telah di atur oleh dasar hukum tertinggi Agama Hindu yaitu Kitab Suci Veda (Weda), lembaga ini juga merupakan satu-satunya lembaga agama Hindu yang di akui oleh pemerintah Indonesia, yang memiliki peran, fungsi, serta kedudukan yang setara dengan lembaga-lembaga keagamaan lainnya yang ada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Program Kerja PHDI Kecamatan Ampibabo.
Kecamatan Ampibabo merupakan salah satu kecamatan yang di pilih oleh warga etnis Bali sebagai tempat berdomisili dan menata hidup serta penghidupan mereka. Keberadaan warga asal pulau Bali ini memang sudah sejak lama, yaitu sejak tahun 1974, meskipun kegiatan survey dan analisa potensi sudah di lakukan sejak 1973.
Hingga saat ini, mobillitas dari penduduk Kec. Ampibabo etnis Bali ini tetap terjadi dengan prosentase yang tidak bisa di katakan rendah, sekitar 0,5 - 1,25 %/tahun dari 1737 jiwa yang ada di wilayah Kecamatan Ampibabo ini. Pergeseran penduduk ini adalah yang masuk dan keluar wilayah ini.
Hingga saat ini, mobillitas dari penduduk Kec. Ampibabo etnis Bali ini tetap terjadi dengan prosentase yang tidak bisa di katakan rendah, sekitar 0,5 - 1,25 %/tahun dari 1737 jiwa yang ada di wilayah Kecamatan Ampibabo ini. Pergeseran penduduk ini adalah yang masuk dan keluar wilayah ini.
Subscribe to:
Posts (Atom)